PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional

ANALISA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:58 WIB

5014 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 12 Juni 2026 – Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Alwashliyah (PP GPA) angkat bicara mengenai dinamika sosial-politik terbaru, khususnya terkait ultimatum yang disampaikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) kepada pemerintah. BEM SI sebelumnya mengancam akan menggelar aksi massa “Reformasi Jilid II” jika tuntutan perbaikan ekonomi tidak dipenuhi dalam 18 hari.

Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Alwashliyah, H. Saibal Putra, menyatakan bahwa menyampaikan pendapat dan aspirasi adalah hak konstitusional yang dijamin oleh undang-undang. Namun, ia mengingatkan agar momentum ini tidak mencederai perdamaian dan kerukunan bangsa yang telah dirawat bersama.

“Kami memahami keresahan teman-teman mahasiswa terkait kondisi ekonomi saat ini,” ujar Saibal Putra dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (12/6/2026). “Namun, mengancam dengan narasi Reformasi Jilid II dalam waktu sesingkat itu justru berpotensi memicu kegaduhan baru yang bisa memperlambat pemulihan ekonomi itu sendiri.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saibal Putra menilai, tantangan ekonomi global dan domestik yang dihadapi Indonesia saat ini membutuhkan solusi yang komprehensif, bukan instan. Oleh karena itu, ia mengajak para mahasiswa, tokoh masyarakat, dan pemerintah untuk duduk bersama guna mencari jalan keluar terbaik lewat jalur dialog yang konstruktif.

“Saat ini yang kita butuhkan adalah kolaborasi, bukan konfrontasi,” tegas Saibal Putra.

PP GPA mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa, untuk saling menjaga, menahan diri, dan bersatu. Energi bangsa tidak boleh habis untuk konflik internal yang justru merugikan masyarakat kecil.
Lebih lanjut, PP GPA menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berpihak pada kemaslahatan umat dan keadilan sosial, dengan tetap mengedepankan cara-cara yang damai, sejuk, dan bermartabat. (*)

Berita Terkait

Pusat Studi Kepolisian Terus Menggeliat, Mahasiswa Bedah Gagasan Reformasi Birokrasi Polri
Budi Arie Diterpa Isu Politik, Pengamat : Publik Jangan Terjebak Potongan Video dan Narasi Sepihak
Aktivis Nasional: Pembentangan Bendera di Samarinda Merupakan Ekspresi Identitas dan Aspirasi, Bukan Serta-Merta Gerakan Keluar dari NKRI
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi
Kasubag Umpeg Disdikbud Subang Tinjau Langsung Uji Kompetensi Guru di SMPN 4 Subang

Berita Terbaru