Isu Penangkapan Kepala BGN Nanik S. Deyang Hoaks, Jangan Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

ANALISA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:16 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 2 Juli 2026 ,– Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Provinsi DKI Jakarta menyampaikan keprihatinan atas beredarnya informasi palsu (hoaks) yang menyebut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, ditangkap oleh KPK terkait dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Juni 2026.

Ketua PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta, Dedi Siregar, menegaskan bahwa narasi tersebut merupakan informasi bohong, menyesatkan, dan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara yang sedang bekerja menjalankan program strategis pemerintah.

“Informasi yang menyebut Ibu Nanik S. Deyang ditangkap KPK adalah kabar bohong. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya, apalagi ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Stop menyebarkan hoaks yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga negara,” tegas Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PW Gerakan Pemuda Al Washliyah DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk menghentikan penyebaran hoaks. Informasi yang menyebut Kepala BGN Nanik S. Deyang ditangkap KPK tidak memiliki dasar fakta dan tidak didukung oleh satu pun pemberitaan dari media yang kredibel maupun pernyataan resmi dari lembaga terkait,” ujar Dedi Siregar.

Menurutnya, penyebaran informasi palsu tidak hanya merugikan nama baik seseorang, tetapi juga dapat mengganggu jalannya program-program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang pemenuhan gizi.

Dedi menjelaskan bahwa saat ini Kepala BGN justru sedang memfokuskan berbagai langkah pembenahan agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan semakin efektif, akuntabel, dan tepat sasaran. Salah satu kebijakan yang tengah dilakukan adalah refocusing sasaran penerima manfaat dengan memprioritaskan kelompok 3B, yaitu ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, serta para siswa sekolah.

Selain itu, BGN juga mengedepankan efisiensi anggaran, perbaikan tata kelola, dan peningkatan kualitas layanan. Orientasi program tidak lagi semata-mata mengejar jumlah penerima manfaat, tetapi memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran, memberikan dampak nyata terhadap perbaikan gizi masyarakat, serta dikelola secara transparan dan akuntabel.
“Kami menilai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.

Dedi Siregar juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain. Menurutnya, penyebaran hoaks dapat menimbulkan keresahan dan menghambat upaya pemerintah dalam menjalankan program-program prioritas nasional.

“Berdasarkan fakta yang ada, klaim bahwa Kepala BGN Nanik S. Deyang ditangkap karena dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis merupakan konten palsu (fabricated content). Tidak ada satu pun media kredibel maupun informasi resmi yang membenarkan narasi tersebut,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, PW Gerakan Pemuda Al Washliyah Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan program-program yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Mari bersama-sama melawan hoaks dengan mengedepankan literasi digital dan memastikan setiap informasi yang diterima berasal dari sumber yang dapat dipercaya. Jangan sampai berita bohong memecah persatuan dan mengganggu kerja nyata untuk kepentingan masyarakat,” tutup Dedi Siregar. (*)

Berita Terkait

Pusat Studi Kepolisian Terus Menggeliat, Mahasiswa Bedah Gagasan Reformasi Birokrasi Polri
Budi Arie Diterpa Isu Politik, Pengamat : Publik Jangan Terjebak Potongan Video dan Narasi Sepihak
Aktivis Nasional: Pembentangan Bendera di Samarinda Merupakan Ekspresi Identitas dan Aspirasi, Bukan Serta-Merta Gerakan Keluar dari NKRI
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau Semua Organisasi Pers Melaksanakan Sertifikasi Profesi Wartawan
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
Tanpa Rompi, Tanpa Borgol, Eks Jampidsus Jadi Sorotan: PW GP Al Washliyah Desak Transparansi
Kasubag Umpeg Disdikbud Subang Tinjau Langsung Uji Kompetensi Guru di SMPN 4 Subang

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:16 WIB

Bersama Bhayangkari, Kapolres Aceh Tenggara Ulurkan Kepedulian Kepada Masyarakat Terdampak Banjir

Senin, 28 September 2026 - 13:45 WIB

Pelajar Bergantungan di Angkutan, Polres Aceh Tenggara Turun Tangan Demi Keselamatan

Jumat, 25 September 2026 - 10:34 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Kamis, 24 September 2026 - 16:56 WIB

Gerak Cepat Unit Identifikasi Polres Aceh Tenggara, Tangani TKP Warga Meninggal di Perapat Sepakat

Senin, 21 September 2026 - 15:18 WIB

Strong Point Pagi Hari, Personel Polres Aceh Tenggara Perkuat Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan

Senin, 21 September 2026 - 14:31 WIB

Polres Aceh Tenggara Tingkatkan Kesiapsiagaan, Hadapi Potensi Bencana dengan Respons Cepat

Jumat, 18 September 2026 - 11:56 WIB

Di Tengah Musibah, Kapolres dan Bupati Aceh Tenggara Hadir Menguatkan Korban Kebakaran

Kamis, 17 September 2026 - 20:01 WIB

46 Knalpot Brong Dimusnahkan, Polres Aceh Tenggara Tegaskan Komitmen Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru